Archive for December, 2007

Dec 28 2007

Profile Image of minikuminimu
minikuminimu

GITA CINTA SMU… mari mengenang masa remaja

Filed under CERITA MINI

GW bukan lagi mau ngebahas sebuah film disini. Hanya saja detik-detik menjelang pergantian taun ini gw lebih banyak merenung perjalanan hidup gw selama taun 2007 ini. Mulai dari lulus sebagai SH (Susah Hidup atau kata adek gw Sarjana Hiburan :P), meninggalkan Yogya (tempat dimana gw menghabiskan masa remaja gw, ketemu dan bersahabat sama orang2 yang ‘aneh bin ajaib’, pertama kali tau apa itu cinta dan memutuskan untuk terjun ke dalam percintaan ala remaja atau monkey’s love), adaptasi ke lingkungan baru bernama Puerto Rico alias Purwokerto dan bercita2 menjadi orang pajak nomer satu (halah!), mencoba CPNS yang kemudian gagal menjadi calon jaksa (gw juga ngga bayangin gw jadi jaksa, apakah hukum semakin ditegakkan atau malah sukses terpuruk, hihihi), lalu yang membuat miris adalah kenyataan bahwa gw adalah seorang unemployee. Tapi ngga papa, gw masih percaya bahwa di atas langit masih ada langit (lho?), emm maksudnya gw tuh sampe detik ini masih sangat percaya omongan mbah gw, bonyok gw, temen gw dan infotainment (kebanyakan nonton gosip :p) bahwa lahir, jodoh, kerjaan, mati itu udah diatur sama Tuhan. Jadi ya tinggal berusaha, berdoa dan kirimlah lamaran sebanyak-banyaknya (kekekeke :D).

            Eniwei, busway, on the way, back to main idea. Bahwa sebenernya gw sangat merindukan masa-masa SMU dan kuliah. Tapi yang paling gw rindukan saat ini adalah seragam kotak-kotak biru yang sebenarnya lebih pas dibilang serbet itu dan kos2an gw yang mirip asrama dan puri berhantu itu, Pondok Sawo Tunggal (PST). Masih inget pertama kali rasanya jauh dari bonyok (padahal jg cuma 4 jam dari Yogya), yang dilihat tiap hari cewek semua (ngga di sekolah, ngga di kos sampe yang nganterin catering juga cewe, nasib!), pengalaman antri kamar mandi di kos yang ngebikin gw musti bangun jam 4 pagi untuk mendapatkan jatah air mandi (sial), sampe musti adu urat sama bapak kos yang asli cerewet dan matre abis (bayangin aja masak terima telpon dari rumah atau temen ditarik bayaran 5 menit= Rp 100 perak, belom lagi ada uang kebersihan tiap bulan sampe denda kalo kita ribut di kos. Ck..ck..ck.. Dasar otak uang! Xixixixixixi… :D). Gw jadi teringat kata si kambingjantan, kalo mending kawin aja ma mesin ATM, biar beranak duit, hehehe…

            SMU Stella Duce 2 (Stero), sekolah putri yang letaknya agak terpencil, masuk gang dan dekat dengan Geronimo itu memberikan gw kenangan2 manis, semanis lolypop. Gw yang adalah pemalu, pendiam dan sangat santun ini (weeiikzz) tiba2 berubah menjadi seorang yang ceria dan punya banyak teman. Yang tadinya ngga punya temen cowok, sejak sekolah di STERO gw jadi punya sahabat2 cowo. Mereka, anak2 John De Britto (JB) yang aneh dan ajaib itulah yang mengajarkan gw banyak hal. Persahabatan dan cinta (cieee…). Dengan mereka, gw ngga perlu berubah menjadi jaim tapi jadi diri gw yang apa adanya. Manis, baek hati, suka menolong pria-pria ganteng dan rajin menabung di kamar mandi (kekeke…). Ngga ding, maksudna gw ya tetep jadi gw, yang ceroboh, bocor, plin plan dan lebih suka minta makanan temen daripada beli sendiri, hehehe.

            Ngga cuma sama anak2 JB aja gw menemukan arti seorang sahabat. Tapi juga sama temen2 gw di STERO dan PST. Gimana mereka jg berjasa memberi warna dalam hampir seluruh masa remaja gw. Anna Lucia, Catharina Prima, Yustina Himawati, Batildis Rianita, anak2 IPS 1 dan anak2 kos PST (pa kabar bapak kos kita yg cerewet itu? :P), yang jadi de best partner in crime :D.

Makasih ya, sudah membuat hidup gw semakin colorful and meaningful. Masa SMU yang indah bersama cewek2 centil STERO dan anak2 slengekan yang berkepala cerdas, De Britto. Just wanna say, gw kangeeenn, semua kegilaan yg pernah ada. love u all… my best buddies.

No responses yet

Dec 27 2007

Profile Image of minikuminimu
minikuminimu

FEEL NOTHIN’ BUT SOMETHIN’

Filed under CORET CORET MINI

Sekuat tenaga mengartikan apa mau kuh. Yang pasti bukan dia. Karna dia begitu abstrak kini. Bersembunyi dari angan yang kadang ada, kadang tak ada. Redup. Lalu aku harus berusaha keras melawan insomnia akut dan berlari-lari mencari tau apa itu. Entah ya. Tak mudah mendefinisikan rasa. Begitu sombong. Ahh, seandainya saja aku tak bertemu mimpi. Mungkin aku tak sepanik seperti sekarang.

Sungguh sial harus memaknai sesuatu yang jelas-jelas kosong. Sama seperti kamu. Sedikit dungu dan sangat lugu. Bukan. Bukan semua Adam tentunya.

Ada yang istimewa ketika diam. Kamu. Sempurna dalam malam. Tapi lagi-lagi i’m definitely feel nothin’. Sebab yang kucinta hanya kosong. hiks.

:::i just missing u out of the time:::

No responses yet